Apa Itu Kulit Suede

Umumnya digunakan untuk istilah Tas Kulit Suede ,sepatu kulit suede , sarung tangan suede, dan aksesoris mode lainnya. Suede adalah jenis kulit dengan permukaan halus, seperti beludru. Istilah ini awalnya digunakan di Perancis untuk menunjukkan jenis  sarung tangan lembut yang diimpor dari Swedia. Seiring waktu, kata suede mengacu pada setiap bahan kulit yang halus seperti beludru.

Tas Kulit dibuat dari kulit hewan umumnya sapi. Setelah kulit diambil dari hewan, Kulit yang berwarna kecoklatan diolah untuk menghasilkan bahan yang lentur dan tahan lama, yang digunakan untuk sejumlah aplikasi, seperti manufaktur pakaian dan upholstering furnitur. Kulit yang belum diampelas atau split dengan cara apapun dikenal sebagai full-grain leather. full-grain leather biasanya dibuat dari hanya bagian yang terbaik. Ini adalah  bagian  kulit yang paling mahal serta yang paling tahan lama dari kulit.

FBT 11DarkBrown V2 2 150x150 Apa Itu Kulit Suede

Ketika produsen berusaha untuk menghasilkan bahan lebih banyak dari sebuah kulit, kulit dapat dipisahkan menjadi dua atau lebih lapisan, atau bagian. Ini termasuk grain split, yang merupakan permukaan luar kulit, dan flesh split, atau permukaan dalam. Bagian tengah diantara lapisan tersebut menghasilkan kulit yang sangat tebal, dan dibagian ini kulit dapat di pecah-pecah lagi

Umumnya, suede diambil  dari bagian dalam yang lapisan nya dekat dengan daging .Karena berasal dari sepotong tipis dari kulit, suede, kurang tahan lama dibandingkan full-grain. Tekstur  material nya juga membuatnya lebih rentan terhadap kerusakan dari air dan noda. Namun, karena beberapa potong suede dapat diproduksi dari kulit tunggal, maka jenis kulit suede harusnya  lebih murah daripada  jenis kulit full-grain.

Meskipun suede kebanyakan terbuat dari kulit bagian dalam dekat daging, sebenar nya memungkinkan untuk menghasilkan suede dari full-grain atau lapisan pertama . pada permukaan kulit tersebut akan digiling , biasanya dengan roda ampelas dan akan menghasilkan kulit suede. Suede yang dibuat dari kulit kulit full-grain juga dapat disebut nubuck. Suede yang dihasilkan dari proses dan bagian kulit luar ini biasanya lebih tahan lama dibandingkan berbagai split-hide, tapi juga lebih mahal.

Sebuah alternatif yang lebih tahan lama dan lebih murah untuk suede dapat diproduksi dari bahan sintetis. Tidak seperti suede alami, versi sintetis  tahan noda  dan  tidak rentan terhadap  air. Karena itu, suede sintetis sering digunakan untuk furnitur upholster atau barang-barang lainnya .

Cara terbaik untuk membersihkan suede adalah dengan menggunakan spons kering atau sikat suede untuk menghilangkan debu dan kotoran. Sepatu suede juga dapat dilindungi dengan semprotan silikon, yang akan mencegah kerusakan karena air dan tanah.

 

Apa Itu Kulit Sapi Nabati

 Sekilas tentang penyamakan Nabati

Kulit merupakan salah satu bagian dari makhluk hidup yang dapat dimanfaatkan. Di zaman modern sekarang ini kulit hewan banyak dimanfaatkan sebagai produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Produk-produk yang menggunakan bahan kulit diantaranya adalah sepatu, ikat pinggang, tas, sarung tangan golf, dsb.

Tentunya bahan kulit yang berasal dari hewan tersebut tidak bisa begitu saja kita manfaatkan, karena hal ini harus melalui proses pengolahan terlebih dahulu,proses ini yang dinamakan penyamakan kulit. Penyamakan kulit pada dasarnya adalah proses pengubahan struktur kulit mentah yang mudah rusak oleh aktifitas mikro organisme, kimiawi atau fisik menjadi kulit tersamak yang lebih tahan lama. Mekanisme ini pada prinsipnya adalah pemasukan bahan-bahan tertentu kedalam jalinan serat kulit sehingga terjadi ikatan kimia antara bahan penyamak dengan serat kulit.

Apabila bahan kulit hewan tersebut sudah stabil atau sudah disamak, maka barulah bahan kulit tersebut dapat dimanfaatkan. Proses penyamakan bahan kulit hewan tersebut memerlukan 3 tahapan, yaitu :

  1. Beam house operation
  2. Tanning operation
  3. Finishing operation

Harus diingat bahwa kulit merupakan bahan organik yang akan disamak, dan mempunyai sifat-sifat yang masih amat sensitif terhadap beberapa jenis kemikalia serta mikroorganisme, selam berlangsungnya proses penyamakan.

Untuk memperoleh hasil kulit tersemak yang sesuai, seperti yang diharapakan, maka pengontrolan selama proses berjalan harus dilakukan secara teliti dan terus menerus, agar dapat selalu disesuaikan dengan kondisi dan ketentuan yang diwajibakan untuk masing-masing penyamakan, seperti yang akan diuraikan dibawah ini, misalnya pengontrolan pH, kepekatan cairan, uji setelah proses berlangsung (tiap-tiap proses mengalami caran uji yang berbeda dengan proses lainnya, selama proses berlangsung). Dan dengan pengontrolan yang terus-menerus, kerusakan karena kelalaian dan kecerobohan dapat dihindarkan.

Bahan Penyamak Nabati

Tannin adalah subtansi pahit yang terdapat dalam babakan, buah kacang-kacanga, daun, akar atau biji. Dipakai untuk mengubah kulit hewan mentah menjadi kulit samak. Karena hal tersebut dari tumbuh-tumbuhan, maka dinamakan bahan penyamak nabati. Sumber bahan penyamak ini bermacam-macam sehingga akan berbeda-beda pula dalam kekuatan dan sifat, warna konsentrasi dan kualitasnya. Jadi hasil kulitnya pun sangat berbeda, bahkan diperuntukan penyamak berbagai macam kulit, antara lain kulit yang keras empuk, warna tetap atau terang, berat dan ringan. Tannin tersebut dapat digunakan sendiri-sendiri atau secara berbagai kombinasi untuk memperoleh berbagai efek.

Kulit yang disamak nabati umumnya berwarna coklat muda atau kemerahan sesuai dengan warna bahan penyamaknya. Ketahanan fisiknya terhadap panas kurang baik dibandingkan dengan kulit yang disamak khrom walaupun lebih baik dibandingkan dengan kulit yang disamak dengan minyak atau formaldehid. Kulitnya agak kaku, tetapi empuk, cocok untuk digunakan sebagai bahan dasar ikat pinggang, tas terutama yang pengerjaannya dengan tangan.

Bahan penyamak nabati ialah bahan penyamak yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang mengandung bahan penyamak dapat diketahui:

  • Rasanya sepet,bila dirasakan dengan lidah
  • Warnanya akan menjadi hitam bila bersinggungan dengan besi
  • Bahan penyamak ini dapat dihasilkan dari :
  1. Babakan (kulit)     : akasia, sagawe, tungguli, bako2, mahoni, pilang dll
  2. Kayu            : Quebraco,eiken, mahoni,dll
  3. Daun            : sumoch,gambir,the, dll
  4. Buah            : pinang, manggis, sabut kelapa, valonea, divi2, dll
This site is protected by Comment SPAM Wiper.
I am responsive!